-->

Iklan Atas Artikel

Diet Makan Nasi (Rice Diet) untuk Hidup Sehat

Diet Makan Nasi (Rice Diet) untuk Hidup SehatSebagai warga Indonesia yang makanan pokoknya adalah nasi memang sangat sulit untuk mengubah kebiasaan tersebut. Namun, benarkah diet nasi bisa menurunkan berat badan, dan tubuh menjadi lebih sehat? 

Diet Makan Nasi (Rice Diet) untuk Hidup Sehat

Pengertian diet nasi bukan berarti berhenti makan nasi sama sekali, pola pikir yang keliru kerap menghantui masyarakat yang ingin berusaha mengubah pola itu dan akhirnya gagal untuk menerapkan pola diet yang benar. Mengurangi porsi makan nasi lebih baik, daripada makan nasi dengan jumlah banyak, perlu diketahui dalam satu mangkok nasi putih, kandungan kalori nasi putih sekitar 204 kalori. Angka ini memenuhi 10% kebutuhan angka kecukupan gizi harian. Jika dalam sehari mengonsumsi nasi putih setidaknya 3 kali, artinya kalori dari nasi putih saja mencapai 600 kalori itu juga belum ditambah dengan menu lainnya.

Dengan memahami hal tersebut, secara tidak langsung Anda akan lebih mengontrol porsi makanan hari-hari Anda. Ketimbang makan nasi dengan porsi utuh, Anda akan jadi lebih banyak makan lauk pauk sehat yang juga lebih mengenyangkan tahan lama serta , sayuran dan buah segar.

Lantas, apa lagi manfaat dari diet nasi?

1. Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung
Diet nasi sangat direkomendasikan terhadap penderita kardiovaskular, dan orang yang mengalami kegemukan, diet nasi bisa mengurangi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh, sehingga tubuh bisa mengoptimalkan  lemak yang ada dalam tubuh sebagai pengganti kalori.

2. Menurunkan berat badan
Mengurangi makan nasi untuk orang yang mengalami kegemukan atau obesitas bisa menjadi alternatif karena diet ini akan mengurangi asupan karbohidrat. Karbohidrat berlebih akan diubah menjadi gula (glukosa) darah, dan gula darah berlebih akan diubah menjadi lemak yang membuat berat badan semakin bertambah.

Tips sehat diet nasi
Mengurangi karbohidrat yang berlebihan tentunya tidak baik juga, karena tubuh akan mengalami depresi, kelelahan, dan kesulitan konsentrasi bahkan kelaparan.

Banyak kasus yang justru membuat orang mengalami efek dan risiko buruk apabila dilakukan diet sembarangan.Pasalnya, tubuh kita juga tetap membutuhkan asupan karbohidrat dan kinerja otak membutuhkan asupan gula untuk digunakan sebagai energi untuk aktivitas sehari-hari .Oleh karena itu, sebelum melakukan diet nasi, Anda perlu mengetahui tips sehat berikut ini:

Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau gandum, beras merah dan beras cokelat yang lebih bernutrisi dibandingkan karbohidrat sederhana Hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat
Jaga asupan kalori tetap di angka 1,200 hingga 2,000 ganti makanan yang banyak kandungan karbohidratnya misalnya dengan oatmeal yang kaya akan serat ditambah lagi dengan makanan kaya vitamin dari sayuran.

Anda bisa menambahkan sayuran lebih banyak karena sayur termasuk karbohidrat yang kaya serat. Hindari makanan cepat saji, seperti cokelat, gorengan, atau makanan dengan kadar gula yang tinggi.

Mencari alternatif sebagai pengganti nasi putih, anda bisa mengganti dengan nasi merah yang kaya akan serat yang justru bisa mengurangi lemak darah. Kunci untuk makan karbohidrat adalah dengan makan jenis karbohidrat dengan porsi yang sesuai. Dengan melakukan diet nasi, maka Anda bisa mengonsumsi karbohidrat kompleks yang bisa didapatkan dari ubi-ubian atau oatmeal. 

Sebelum Anda mencoba menurunkan berat badan dengan diet nasi, pola makan Anda juga harus diubah secara menyeluruh. Konsepnya kalori atau makanan yang masuk ke dalam tubuh harus lebih rendah  dari kalori yang dibakar.


LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2