-->

Iklan Atas Artikel

Kriteria Makanan Sehat

Kriteria Makanan Sehat



Kita memang disarankan untuk selalu makan makanan sehat supaya terhindar dari berbagai macam masalah kesehatan. Apakah Anda sudah mengetahui kriteria makanan sehat yang seperti apa? Banyak sekali yang termasuk kriteria makanan sehat. Makanan sehat banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, baik untuk dikonsumsi, dan tentunya memiliki energi yang baik. Kandungan dalam nutrisi banyak sekali seperti protein, karbohidrat, air, lemak, vitamin, dan mineral. Nutrisi penting untuk semua orang, ketika mengombinasikan dengan gaya hidup aktif dan mampu mempertahankan berat badan yang sehat, maka makanan sehat penting untuk membantu tubuh agar sehat dan kuat.

Kriteria Makanan Sehat

Para ahli gizi dan diet pasti mempunyai kriteria makanan sehat yang tersusun sesuai dengan saran oraganisasi kesehatan dunia. Orang dulu menyebutnya makanan sehat merupakan empat kelompok makanan pokok seperti daging, susu, buah-buahan dan sayuran.

Pada zaman sekarang seiring dengan perkembangan dalam ilmu gizi, jumlah bahan makanan yang sehat semakin berkembang. Kacang-kacangan, biji-bijai, minyak nabati seperti zaitun sudah masuk dalam tipe atau kriteria makanan sehat.

Selain itu, tipe makanan sehat harus mempunyai gizi yang seimbang, yaitu bahan makanan yang mengandung gizi, jenis dan jumlahnya sesuai  dengan yang diperlukan tubuh. Kesimpulannya kebutuhan gizi masing-masing setiap kelompok itu berbeda, seperti kebutuhan gizi untuk pertumbuhan anak-anak, menyusui, orang sakit, lansia, dan ibu hamil.

Dalam makanan sehat harus memenuhi gizi mikro dan makro. Gizi mikro mengandung aneka vitamin dan mineral, sedangkan gizi makro mengandung protein, lemak, dan karbohidrat. Selain makanan sehat bisa dilihat dari jenis dan kriterianya. Makanan sehat harus memperhatikan cara pengolahannya, seperti gula, garam, dan lemak.

1. Rendah Gula


Gula adalah sumber energi yang dibutuhkan tubuh. Walapun dulu mengganggap gula tidak mempunyai efek berbahaya, banyak penelitian telah membuktikan, khususnya gula tambahan yang  bisa merusak kesehatan. Terlalu banyak mengonsumsi gula bisa meningkatkat risiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2. Setiap orang hanya diperbolehkan mengonsumsi 4 sendok (50 gram) gula per hari. Untuk kondisi yang baik Anda bisa mengonsumsi gula alami dari buah-buahan sehingga tidak memerlukan gula tambahan.

2. Rendah Garam


Sebenarnya garam mengandung sodium dan natrium. Mengonsumsi garam dalam jumlah sedikit memang sangat dibutuhkan untuk mengatur kandungan ion dalam tubuh. Apabila berlebihan garam bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi hingg stroke. Seseorang hanya boleh mengonsumsi garam sebaiknya tidak melampaui 2.000 mg sodium/natrium atau 1 sendok teh.
Mengonsumsi makanan tinggi garam akan meningkatkan hipertensi, yang dapat menyebabkan masalah pada jantung. Garam yang ditambahkan ke dalam makanan bukanlah natrium, sebagian besar didapatkan dari makanan olahan.

3. Rendah Lemak

Tidak semua lemak yang konsumsi merupakan lemak jahat, tetapi tubuh memerlukan lemak sebagai cadangan energi. Lemak yang harus dikurangi adalah lemak trans dan lemak jenuh yang biasanya didapatkan dari makanan olahan. Lemak berlebih bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit.





LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2