-->

Iklan Atas Artikel

Bagaimana potensi menulis hari ini?

Sejak kita duduk di Sekolah Dasar menulis merupakan aspek belajar yang sangat penting, karena menulis adalah hal produktif, sedangkan membaca merupakan kemampuan reseptif atau menerima dari hasil tulisan.



Kemampuan menulis dan membaca harus kita sadari masih menjadi kekurangan kita. Sesuatu yang bersifat manfaat pasti akan mengalami halangan dan rintangan untuk melakukannya.

Sekarang menjadi jelas bahwa kemampuan menulis yang baik tidak semua orang bisa melakukannya, termasuk saya. Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini berkat karya tulis yang hebat. 

Bagi saya tulisan di sini mempunyai arti yang  mendalam, bukan hanya buah tangan atau hasil dari goresan tinta, saya arahkan pembahasan ini, kehebatan menulis itu terdapat pada suatu ide atau gagasannya. Seperti disinggung di awal, terciptanya bumi ini adalah tulisan dari Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Nah, kembali lagi ke judul yang saya buat "Bagaimana potensi menulis hari ini?
", saya tidak  berbicara tentang siapa-siapa di sini, saya hanya melihat dari sudut pandang yang berbeda saja. Sudut pandang dari segi kemanfaatan, bukan sudut pandang hak asasi manusia. Ini sebuah pengalaman, karena saya mulai menyukai menulis baru hari ini. Tidak ada yang salah.

Menurut pengalaman pribadi, dan melihat ekosistem yang ada, inilah yang terjadi. Kurangnya menulis dan membaca adalah sebuah masalah besar bagi bangsa. Anda yang sedang membaca hari ini adalah bagian dari seseorang yang masih membutuhkan suatu karya tulis.

Di Indonesia masih banyak penulis-penulis hebat yang membanggakan, banyak motivator yang selalu menghidupkan lemahnya kemampuan untuk menerima segala informasi, tidak berbicara orang lain, ya karena ini yang dialami saya.

Memasuki era digital yang pesat, blog adalah salah satu jalan, ketika wadah menulis sulit tersalurkan, segala ide dan gagasan bisa ditulis dengan mudah tanpa terhalang ruang dan waktu.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kepada rekan-rekan blogger untuk meneruskan perjuangan menulis, tidak hanya bisnis, tapi ini adalah jalan dimana ide-ide disuarakan tanpa paksaan. Literasi yang semakin maju bisa dilakukan dimana saja, dan kapan saja.

Para blogger yang budiman, ditengah-tengah polemik kurangnya minat menulis, kita tidak bicara monetisasi, dan tidak bicara tentang uang. Setiap orang butuh uang tapi bukan prioritas. 

Kebanggan seorang blogger adalah ketika sebuah tulisannya diapresiasi dengan baik, ya itu Anda yang telah datang ke blog saya sebagai bentuk apresiasi. Terima Kasih!

LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2