-->

Iklan Atas Artikel

Erick Thohir Perkirakan Harga Vaksin Sekitar 400 Ribuan

Pemerintah berencana akan melakukan imunisasi massal untuk vaksin Covid-19 pada awal tahun 2021. Pemerintah berupaya melakukan perhitungan mengenai biaya vaksin untuk per orangnya. Erick Thohir sebagai menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan setiap orang akan dilakukan 2 kali vaksin, dan diberikan jeda dua minggu.


Erick juga menyampaikan perhitungan dilakukan untuk harga vaksin untuk 1 orang, karena memerlukan 2 kali suntik dengan jeda 2 minggu, dengan harga 20 hingga 30 dollar. Jika dirupiahkan, maka kebutuhan vaksin untuk 2 kali per orang akan membutuhkan biaya kurang lebih Rp440.448, angka tersebut merujuk kurs Rp14.681/dollar Amerika Serikat.

PT Bio Farma (Persero) akan bekerja sama dengan Sinovac mengenai bahan baku untuk vaksin corona covid-19. Erick berharap pada akhir 2020 vaksin ini sudah mulai diproduksi, dengan hal itu Bio Farma harus membeli untuk bahan bakunya ke Sinovac dengan harga 8 dollar AS untuk setiap dosisnya.

Mantan manajer Inter Milan itu mengatakan alasannya lebih memilih membeli bahan baku daripada membeli vaksni yang sudah jadi. Ercik berharap kedepannya Indonesia mampu membuat vaksi Covid-19. Artinya bukan ingin membeli vaksin dengan harga mahal, karena untuk vaksin ini untuk jangka pendek dan harus dilakukan.
LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2