-->

Iklan Atas Artikel

Membongkar Konten Artikel Pilar dan Cara Membuatnya

Sansanirawan.com Konten pilar adalah penentu suatu blog atau website berada di rangking halaman pertama pencarian Google.

Membongkar Konten Artikel Pilar dan Cara Membuatnya


sumber gambar: nuliskalem.com

Apa yang dimaksud dengan konten artikel pilar?

Konten artikel pilar adalah konten yang berisi informasi topik atau tema yang dibagi menjadi beberapa bagian. Konten pilar tersebut mampu menaikan otoritas suatu blog dengan mengaitkan link pada konten pilar yang banyak dikunjungi dan dibanjiri visitor.


Membongkar Artikel Pilar dan Cara Membuatnya

Awalnya konten artikel pilar hanya berisi artikel tips, trik, ebook, laporan, dan panduan. Dengan terjadinya persaingan yang sangat ketat para pembuat konten berlomba-lomba membuat konten artikel pilar hampir di semua postingan.

Seperti disebutkan di awal, konten pilar ini mampu memancing para pembaca untuk mencari tahu lebih dalam mengenai informasi utama yang mereka cari, dan upaya Anda selalu memberikan informasi tersebut yang relevan, maka konten Anda sudah termasuk ke dalam konten pilar. Contohnya money site mengutamakan konten pilar dalam merebutkan halam 1 pencarian Google.

Jika Anda dapat menulis konten yang berisi sumber informasi dan inovatif untuk orang lain, dan sama sekali belum pernah diposting di situs lain, maka tak hanya dibanjiri visitor, artinya Anda sedang membangun suatu merek atau branding yang sangat kokoh. Merek atau branding sangat penting yang terdapat dalam komponen SEO pada tahun 2020 ini.

Tujuan Konten Artikel Pilar?

Tujuan ketika Anda dapat membuat konten pilar adalah membangun relevansi yang kokoh diantara satu blog dengan membuat internal link yang sangat baik yang bermanfaat bagi pembacanya. Menambahkan pengalaman pembaca adalah pondasi utama, dan perkembangan algoritma Google lebih mengedepankan pengalaman pembaca di atas kepentingan yang lain.

SEO dan segala upayanya akan bekerja secara dinamis setiap waktu, namun berbicara mengenai gagasan untuk membuat konten yang  bermanfaat untuk banyak orang misalnya menulis 2000 kata sampai 10000 kata akan tetap menjadi prioritas di kalangan pelaku teknik SEO. Konten artikel pilar merupakan tameng yang cenderung paling aman, daripada bermain-main dengan segala risiko penalti yang diberikan Google.

Ciri Khas atau Karakteristik Konten Artikel Pilar

Untuk membangun konten pilar yang baik, ada beberapa karakter atau ciri khas yang membedakan dari yang lain terutama dari sudut pandang SEO:
  • Menjadikan konten pilar sebagai halaman utama di website, buka sebagai postingan di blog.
  • Menggunakan URL singkat dan tidak ada pembatas antara nama domain dengan judul artikel.
  • Artikel pilar selalu dilakukan pembaruan, apabila terdapat informasi baru dari subtopik.
  • Melakukan riset kata kunci sebelum membuat postingan.
Bermain long-tail keyword untuk konten pendukung optimasi main keyword. Bisa memaksimalkan long-tail-keyword dengan halaman khusus membahas isi dari long tail tanpa menyinggung main keyword.

Halaman terpisah yang dijadikan sebagai artikel pendukung seperti postingan blog, individual produk, dan lain-lain. 

Artikel-artikel pendukung hanya bisa dipadukan ke dalam konten pilar, caranya dengan menempatkan internal link secara tepat, dan jangan meremehkan cara-cara seperti ini. Menambahkan internal link, membutuhkan ketepatan dan dilakukan secara cermat dalam pembuatan konten. Jika sampai ada kesalahan atau tidak relevan, maka potensi untuk merosot dari rangking akan terjadi.

Langkah-langkah Membuat Konten Pilar

Setelah Anda memahami mengenai konten pilar, dan bagaimana karakteristiknya. Di bawah ini cara membuat konten pilar.

1. Menemukan main keyword
Anda harus mencari topik kata kunci dengan tingkat pencarian yang cukup banyak setiap bulannya. Pada umumnya main keyword terdiri dari 2 kata, dan bergantung pada keyword yang menjadi target, dan industri Anda. Contohnya kata kunci 'obat batuk' cocok dijadikan sebagai kata kunci utama untuk digunakan banyak perusahaan.

Selain mampu menganalisa volume pencarian, main keyword ini sebaiknya dapat menghasilkan variasi produk atau jasa yang ditawarkan. Bisa jadi obat batuk berhubungan dengan keyword 'obat batuk anak', 'obat batuk berdahak', dan lain-lain.

2. Mengidentifikasi Topik Inti
Langkah berikutnya adalah Anda harus memilih dan mengidentifikasi berbagai topik ini. Topik ini merupakan pembantu untuk artikel yang akan di buat dengan konteks yang sesuai dengan main keyword yang merupakan tujuan utama, Anda bisa melakukan pencarian terhadap topik ini yang pencariannya banyak tetapi tidak melewati jumlah pencarian main keyword.

Ciri-ciri dari topik ini hanya terdapat tiga sampai lima suku kata. Untuk main keyword tadi 'obat batuk' kemudian dijadikan topik inti 'obat batuk berdahak'. Mulailah untuk mencari topik inti sebanyak-banyaknya dengan gaya penulisan yang mendetail, baru, dan informatif.

3. Membuat Konten Sub-topik
Saat Anda membuat konten inti pastikan didukung dengan banyak subtopik yang memperbanyak pembahasan sekalipun tidak terlalu mendalam. Tahapan ini subtopik harus mendukung topik ini dengan isi konten berkualitas tinggi dalam jumlah banyak.
Dalam membuat subtopik bisa menggunakan dalam bentuk pertanyaan ADIKSIMBA (Apa, Dimana, Kapan, Siapa, dan Bagaimana) contohnya Anda mampu membuat subtopik untuk mendukung inti konten blog Anda.



LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2