-->

Iklan Atas Artikel

Pengguna Listrik PLN yang Dapat Intensif Listrik Sampai Akhir Tahun 2020

Pengguna Listrik PLN yang Dapat Intensif Listrik Sampai Akhir Tahun 2020


PT. Perusahaan Listrik Negara atau PLN siap memberikan pembebasan rekening minimum untuk para konsumen sosial, industri, dan bisnis. Stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) bisa diberikan kepada konsumen dengan daya minimum 1300 VA ke atas.

Bob Saril sebagai Direktur Niaga PLN menjelaskan, jika pemakaian di bawah kWH minimum, pelanggan hanya membayar sesuai dengan  kWh yang digunakan. TTL akan diberikan juga untuk konsumen sosial daya 220 VA - 900 VA, pelanggan bisnis, dan Industri dengan daya 900 VA. Stimulus ini diberikan untuk pengurangan biaya beban.

Bob mengatakan BUMN siap menjalankan kebijakan dan memberikan stimulus dengan melakukan pembebasan biaya beban dan rekening minimum. Stimulus ini bertujuan para konsumen hanya membayar sesuai pemakaian saja, untuk selisih dari rekening minimum dan jam nyala terhadap rekening pemakaian dan beban akan dibayar oleh pemerintah.

PLN memastikan dengan kebijakan itu tidak berpengaruh terhadap keuangan PLN, karena stimulus yang diberikan tersebut diganti dengan kompensasi yang ditanggung pemerintah. Stimulus TTL sama seperti konsumen rumah tangga 450 VA - 900 VA bersubsidi bisnis kecil maupun industri yang berdaya 450 VA.

TTL ini akan mulai diberlakukan sejak rekening pada bulan Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember 2020.

Di bawah ini adalah program TTL yang diberikan PLN:

Pembebasan untuk ketentuan rekening minimum untuk pelanggan yang konsumsi energi listrik berada di bawah ketentuan rekening minimum 40 Jam nyala:
1. Konsumen Golongan Sosial 1300 VA lebih (S2/1300 VS hingga S-3/> 200 kVA)
2. Konsumen Golongan Bisnis 1300 VA lebih (B1/1300 VA hingga B-3/> 200 kVA)
3. Konsumen Golongan Industri 1300 VA lebih (I-1/1300 VA hingga I-4/30.000 kVA lebih)

Sedangkan untuk pembebasan penerapan Jam Nyala Minimum bagi konsumen khusus dengan Surat Perjanjian Jual Beli Listrik atau SPJBTL dengan ketentuan:
1. Konsumen Golongan sosial 220 VA dan 900 VA (S-1/200 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)
2. Konsumen Golongan bisnis 900 VA (B-1/900 VA)
3. Konsumen Industri 900 VA (I-1/900 VA)

LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2