-->

Iklan Atas Artikel

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan Google AdSense

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan Google AdSense - Beberapa hari lalu, saya mendapatkan pemberitahuan melalui email dari Google AdSense mengenai pembatasan iklan. Artinya untuk sebagian besar saya tidak bisa menampilkan iklan di blog karena pelanggaran traffic yang tidak valid. Google AdSense mendeteksi bahwa trafik dari blog saya dihasilkan bukan dari pencarian Google secara murni.

Cara-mengatasi-pembatasan-iklan-google-Adsense

Setelah saya pelajari dan mencari informasi mengenai pembatasan iklan AdSense yang tidak tayang tersebut, saya mengakui terlalu sering membagikan link blog di media sosial. Oleh karena itu, Google AdSense memberikan tanggapan perilaku yang tidak wajar sebagai traffic invalid di blog saya. 

Harus dipahami, sebagai blogger pemula wajib mematuhi kebijakan dari Google AdSense, dan jangan sampai terjadi lagi pelanggaran yang tentunya merugikan kedua belah pihak. Beberapa faktor penyebab yang bisa terjadi pembatasan iklan AdSense sebagai berikut:

1. Traffik Tidak Valid

Traffik tidak valid artinya tindakan baik klik ataupun penanyangan yang tidak wajar dan merupakan tindakan yang tidak disukai oleh Google. Hal ini bisa terjadi apabila pengguna melakukan klik iklan sendiri atau secara sengaja mengklik iklan AdSense, bahkan di beberapa kasus pengguna melakukannya secara berulang-ulang. Hal ini merupakan masalah yang sangat serius yang akan memberikan dampak buruk bagi blog dan AdSense. Namun, apabila Anda tidak merasa melakukannya, Anda bisa melaporkannya di sini 

2. Menyuruh Orang lain klik Iklan AdSense

Banyak sekali khusunya untuk blogger pemula, menyuruh teman, saudara atau orang lain untuk klik iklan AdSense pada blognya. Algoritma Google sekarang semakin canggih jadi jangan coba-coba untuk mengelabui Google AdSense dengan cara yang tidak baik. Setelah blog Anda berhasil menayangkan iklan AdSense kembali, Anda harus menjaganya dengan baik biarlah pengunjung mengklik iklan sesuai kehendak mereka tanpa pakasaan.

3. Menggunakan Robot Otomatis

Banyak sekali oknum atau orang yang melakukan tindakan ini, menawarkan hingga menjual softwere untuk menaikan penghasilan secara instan atau meningkatkan pengunjung dari sumber traffic secara otomatis. Hal ini sangat jelas dilarang oleh Google AdSense.

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan Google AdSense

Pada tanggal 20 September 2020, blog ini menerima pemberitahuan dari Google AdSense melalui email bahwa terjadi pembatasan iklan AdSense. Tindakan yang harus dilakukan antara lain, saya telah melakukan beberapa hal berikut:

1. Update Konten Artikel

Melihat dari akar masalahnya yaitu jika Anda terlalu sering berbagi link blog di media sosial, ini akan memberikan dampak buruk terhadap perkembangan blog, dan pelanggaran dari Google AdSense, karena sumber tersebut masuk dalam kategori traffic yang bermasalah dan tidak jelas. Cara terbaik yang harus dilakukan adalah fokus untuk update konten artikel. Anda tidak perlu khawatir, semakin banyak konten artikel yang berkualitas, maka blog Anda akan mendapatkan trafik murni dari pencarian Google.

2. Share Artikel ke Media Sosial

Permasalahan umumnya adalah blogger pemula terlalu membabi buta untuk mendapatkan trafik dan penghasilan Google AdSense. Sebaiknya Anda membagikan artikel di media sosial hanya secukupnya saja, jika terlalu banyak, Google akan menganggap sebagai spam. Buatlah konten yang unik dan menarik para pengunjung.

3. Pembatasan Iklan dan Banned AdSense

Kedua hal tersebut merupakan hal yang berbeda, iklan yang dibatasi tentunya mempunyai kesempatan besar untuk menampilkan iklan AdSense seperti sedia kala. Berbeda dengan Banned AdSense, cara ini merupakan tindakan keras dari Google melalui penghapusan akun Google AdSense. Sebenarnya masih beruntung iklan AdSense yang masih terkena pembatasan iklan untuk memperbaikinya kembali.

Jadi, kesimpulannya sebagai publisher Google AdSense harus lebih berhati-hati lagi, karena tujuan Google AdSense bisa menampilkan iklannya di platform yang ramah terhadap sumber trafiknya. Semoga Bermanfaat!

LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2