-->

Iklan Atas Artikel

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan AdMob

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan AdMob - Maraknya terjadi pembatasan iklan yang terjadi sebagai publisher Google AdSense tidak hanya terjadi di blogger. Pembatasan iklan juga bisa terjadi pada akun AdMob yang bisa disebabkan beberapa masalah seperti trafik tidak valid. 



Pembatasan iklan AdMob ini bisa berdampak pada penghasilan yang sebelumnya aplikasi Anda sudah memasang iklan. Oleh karena itu, jika Anda ingin memulihkan pembatasan tersebut, maka harus menghapus notifikasi pada dashboard akun AdMob, dan memeriksa lebih lanjut pada halaman pusat kebijakan AdMob.

Sebenarnya pembatasan iklan AdMob ini sudah marak terjadi, karena Google menginginkan para developernya untuk lebih berhati-hati dalam membuat aplikasi, dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Walaupun akun AdMob mendapatkan pemberitahuan pembatasan iklan, tetapi masih tetap masih bisa menampilkan iklan walaupun sebagian.

Baca juga: Cara Bermain Admob dengan Aman Hingga PO

Cara Mengatasi Pembatasan Iklan AdMob

  1. Melakukan penghapusan App-id pada aplikasi Admob Anda.
  2. Buat atau create App-id baru, dan membuat unit iklan baru.
  3. Kemudian, ceklis Unable user metrics for this app.
  4. Untuk SDK yang digunakan minimum versi 18.0.
  5. Pada unit iklan interstitial diedit menjadi 1 menit.


Penyebab iklan AdMob mengalami pembatasan Iklan

  1. Pembatasan iklan AdMob mungkin saja bisa terjadi, karena traffk yang dihasilkan tidak valid.
  2. Pemasangan iklan AdMob mungkin terlalu banyak, dan tidak sesuai dengan ketentuan.
  3. Posisi iklan yang melanggar ketentuan AdMob.

Pada umumnya pembatasan iklan AdMob terjadi karena masalah trafik yang tidak valid, atau mungkin aplikasi Anda terkena trafik yang melimpah oleh orang iseng sehingga menyebabkan melonjaknya nilai pendapatan iklan Anda secara tidak wajar.

Anda tidak perlu khawatir, biasanya pembatasan iklan terjadi dan bersifat sementara. Salah satu cara mengatasinya dengan mengupadate iklan instertitial menjadi 1 menit penayangan.


LihatTutupKomentar

Iklan Tengah Artikel 2